BERITA

Berita
Talenta Hub Indonesia

Talenta Hub Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri melalui Kegiatan Kunjungan Industri untuk SMK Budi Utama Way Jepara Lampung

Talenta Hub Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri melalui Kegiatan Kunjungan Industri untuk SMK Budi Utama Way Jepara Lampung

Yogyakarta – Talenta Hub Indonesia berhasil memfasilitasi kegiatan kunjungan industri untuk SMK Budi Utama Way Jepara Lampung pada hari Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara luring di Gedung Syncore Indonesia yang beralamat di Jl. Raya Solo - Yogyakarta, Maguwoharjo, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 5 orang guru serta 34 orang siswa kelas X dari jurusan Teknik Akuntansi.Kegiatan kunjungan industri ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan gambaran nyata bagi peserta kunjungan terkait dunia kerja dalam bidang akuntansi. Dalam kegiatan ini peserta diberikan penjelasan terkait beberapa topik dalam sebuah pengelolaan keuangan, mulai dari : Proses Penyusunan Laporan Keuangan, Budaya Kerja Profesional, hingga Penerapan Kompetensi Keahlian SMK di Lingkungan Industri. Selain hal tersebut, dalam kegiatan ini peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan teknologi dan aplikasi keuangan yang digunakan secara langsung dalam dunia kerja profesional.Dalam prosesnya kegiatan kunjungan industri ini diawali dengan sesi pembukaan yang mencakup beberapa kegiatan, antara lain: Registrasi Peserta, Sesi Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Sesi Doa Bersama, Sambutan dari Perwakilan Syncore Indonesia, hingga Sesi Foto Bersama. Setelah sesi pembukaan, rangkaian acara kunjungan ini kemudian disambung dengan sesi penyampaian materi. Untuk sesi penyampaian materi, para peserta kunjungan dibersamai oleh salah seorang konsultan dari PT Syncore Indonesia, yaitu: Ibu Yuni Pratiwi, M.Ak., CAAT.Dalam sesi penyampaian materi, Ibu Yuni menjelaskan berbagai materi terkait dengan proses pengelolaan keuangan. Dalam pembahasan yang pertama, ibu yuni menyampaikan materi mengenai Tahapan Penyusunan Laporan Keuangan, mulai dari: Proses Assessment (SIKOJA), Pengumpulan dan Verifikasi Data, Klasifikasi Transaksi Keuangan, Penyesuaian dan Koreksi Data, hingga Proses Analisa dan Pengolahan Data menggunakan berbagai Software Akuntansi. Di pembahasan pertama ini, peserta juga diberikan penjelasan mengenai beberapa jenis laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, perubahan ekuitas, arus kas, dan CaLK disusun secara profesional sesuai standar yang berlaku.Setelah membahas terkait tahapan penyusunan laporan keuangan, ibu yuni juga melanjutkan pembahasan terkait dengan SKKNI Akuntansi hingga budaya kerja budaya kerja profesional yang diterapkan di Syncore Indonesia, termasuk sistem pengelolaan kinerja seperti Output, OKR (Objective Key Result), dan SKP (Sasaran Kinerja Pegawai). Adannya materi ini tentunya akan membantu memberikan gambaran kepada siswa mengenai bagaimana target kerja dan budaya profesional diterapkan dalam lingkungan industri modern.Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta kunjungan sangat aktif bertanya mengenai dunia kerja akuntansi, peluang karier dalam bidang keuangan, penggunaan aplikasi keuangan, hingga tips mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri di masa depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta kunjungan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai dunia kerja, memahami pentingnya kompetensi dan etika profesional, serta semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri yang terus berkembang. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mendukung terciptanya lulusan SMK yang kompeten, adaptif, dan siap kerja.

Talenta Hub Indonesia Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi CAAT untuk Meningkatkan Kompetensi Teknisi Akuntansi untuk STIE Sutaatmadja Subang

Talenta Hub Indonesia Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi CAAT untuk Meningkatkan Kompetensi Teknisi Akuntansi untuk STIE Sutaatmadja Subang

Yogyakarta – Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi CAAT (Certified Associate Accounting Technician) untuk STIE Sutaatmadja Subang. Kegiatan ini terlaksana selama 8 hari kerja dengan rincian : 4 hari kegiatan pelatihan serta 3 hari kegiatan sertifikasi. Kegiatan pelatihan dimulai pada tanggal 31 Maret - 04 April 2026. Lalu kegiatan sertifikasi dimulai pada tanggal 14 April - 15 April 2026. Dalam penyelenggaraannya, kegiatan pelatihan terlaksana secara online dengan diikuti oleh sebanyak 31 orang mahasiswa dan dosen dari STIE Sutaatmadja Subang. Setelah kegiatan pelatihan selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sertifikasi yang terlaksana secara offline di STIE Sutaatmadja Subang.Masifnya perkembangan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) belakangan ini telah mendorong terjadinya peningkatan kebutuhan terhadap tenaga kerja yang profesional dalam berbagai bidang. Dalam bidang akuntansi sendiri, kebutuhan akan tenaga kerja profesional bukanlah hal yang dapat diabaikan. Saat ini seorang akuntan dituntut untuk tidak hanya mampu memahami konsep akuntansi secara umum namun juga dituntut agar mampu melakukan pencatatan jurnal, pengelolaan buku besar, hingga penyusunan laporan keuangan secara akurat dan sesuai prosedur. Untuk membantu mempersiapkan mahasiswa menjadi seorang teknisi akuntansi yang professional, Talenta Hub Indonesia berkolaborasi dengan LSPTA menyelenggarakan Program Pelatihan dan Sertifikasi CAAT. Program ini dirancang untuk membantu meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan pengakuan profesional kepada para peserta pelatihan dalam bidang akuntansi. Program ini dirancang dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang teknisi akuntansi dan menggunakan pendekatan pembelajaran praktik serta studi kasus untuk membantu peserta memahami lebih dalam terkait konsep akuntansi.Pelatihan hari pertama, dibuka dengan sesi pembahasan mengenai komunikasi efektif dalam bidang keuangan serta pemrosesan entri jurnal keuangan yang disampaikan oleh narasumber dari Talenta Hub Indonesia yakni Ibu Siti Hasna Fathimah SE., M.AK., CAAT. Selanjutnya, pelatihan hari kedua dilanjutkan dengan pembahasan mengenai materi buku besar dan penyusunan laporan keuangan untuk UMKM yang disampaikan masih dengan narasumber yang sama. Pelatihan kemudian dilanjutkan kembali pada hari ketiga dengan pokok pembahasan mengenai Penyusunan laporan keuangan entitas tunggal untuk Keseluruhan Skala Usaha (SKU), masih dengan narasumber yang sama. Lalu terakhir, pelatihan ditutup dengan pembahasan mengenai penggunaan aplikasi komputer akuntansi (Accurate) dalam penyusunan laporan keuangan yang disampaikan oleh Ibu Alfistia Maradidya. Secara keseluruhan proses pelatihan telah berjalan dengan sangat lancar. Terjadi adanya komunikasi dua arah antara peserta dengan narasumber. Dari pelatihan yang telah terselenggara, peserta menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk belajar dan menanyakan hal yang belum mereka pahami ke narasumber serta narasumber juga menjawab setiap pertanyaan peserta dengan jawaban yang sangat memuaskan untuk peserta.Setelah tahapan pelatihan berakhir, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pre- assessment. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait Tata tertib uji kompetensi, skema teknis uji kompetensi, proses verifikasi tempat uji kompetensi (TUK) hingga konsultasi persiapan assesment. Lalu, setelah tahapan pre-assessment, kegiatan dilanjutkan dengan tahapan assesment/sertifikasi. Proses assesment/sertifikasi dilaksanakan secara luring selama tiga hari di STIE Sutaatmadja Subang dan didampingi oleh asesor dari LSPTA serta Tim dari Talenta Hub Indonesia. Dalam proses sertifikasi ini, peserta diuji melalui berbagai metode seperti uji praktik, uji tertulis, serta studi kasus berkaitan dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya.Melalui program pelatihan dan sertifikasi ini, Talenta Hub Indonesia berharap dapat membantu mencetak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap bersaing dalam bidang akuntansi. Lalu, dengan adanya sertifikasi ini juga, Talenta Hub Indonesia juga berharap dapat membantu para peserta dalam memasuki dunia kerja serta mampu menjawab kebutuhan industri akan tenaga akuntansi yang berkualitas. Untuk kedepannya Talenta Hub Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan kompetensi serta meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

35 Peserta Berhasil Mengikuti Ujian Sertifikasi CAAT Kerjasama Talenta Hub Indonesia dan LSPTA

35 Peserta Berhasil Mengikuti Ujian Sertifikasi CAAT Kerjasama Talenta Hub Indonesia dan LSPTA

Yogyakarta - Talenta Hub Indonesia bekerjasama dengan LSPTA berhasil menyelenggarakan Ujian Sertifikasi CAAT pada 13 - 15 Oktober 2022. Terdapat 35 orang peserta dari berbagai kalangan yang mengikuti ujian sertifikasi CAAT secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Program ini merupakan kerjasama antara Lembaga Sertifikasi Profesi Teknisi Akuntansi (LSPTA) bersama dengan Talenta Hub Indonesia. Perlu diketahui bahwa LSPTA adalah lembaga yang memberikan sertifikat kepada Asesi/Peserta Ujian Sertifikasi CAAT. Ujian sertifikasi CAAT dilakukan selama 3 hari terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yakni: Ujian Praktik, Ujian Pernyataan Tertulis, dan Ujian Kasus dengan Skema Sertifikasi yaitu Klaster Teknisi Akuntansi untuk Teknisi Akuntansi Muda. Secara umum acara berlangsung dengan lancar dengan dihadiri seluruh peserta, ujian berjalan juga dengan tertib sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan oleh tim LSPTA.Kegiatan ini diselenggarakan dan bisa diikuti oleh semua kalangan seperti Mahasiswa, Akademisi hingga Pekerja di bidang keuangan. Bagi mahasiswa sertifikasi ini bertujuan untuk memberikan kompetensi tambahan dalam bidang Akuntansi khususnya tentang pengelolaan keuangan di instansi pemerintahan sesuai dengan standar akuntansi SAP (Standar Akuntansi Pemerintah). Sedangkan untuk akademisi, memberikan pengakuan secara nasional terhadap kompetensi terkini yang dimiliki tentang akuntansi publik / pemerintahan. Lalu bagi pekerja di bidang keuangan Pemerintahan (Finance/Akuntan/Bendahara), sertifikasi ini ditujukan untuk memberikan kompetensi standar pengelolaan keuangan pemerintahan sesuai dengan SAP dan pengakuan secara nasional terhadap kompetensi sebagai Teknisi Akuntansi (Gelar tambahan CAAT).

Talenta Hub Indonesia Selenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid untuk Mendorong Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

Talenta Hub Indonesia Selenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid untuk Mendorong Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

Yogyakarta – Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan pelatihan pengelolaan keuangan masjid pada hari Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara luring di Gedung Syncore Indonesia yang beralamat di Jl. Raya Solo - Yogyakarta, Maguwoharjo, Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh >10 orang pengurus masjid, takmir, bendahara masjid, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengelolaan keuangan masjid yang lebih tertib dan profesional.Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Seiring dengan meningkatnya aktivitas serta kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan dana masjid maka diperlukan sistem pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan jamaah dan memastikan bahwa dana umat dapat dikelola secara optimal untuk berbagai kegiatan kemasjidan.Meskipun pengelolaan keuangan masjid sangat penting, namun dalam praktiknya masih banyak pengurus masjid yang menghadapi berbagai tantangan dalam melakukan pengelolaan administrasi keuangan. Beberapa tantangan yang seringkali terjadi berkaitan dengan pengelolaan keuangan masjid, antara lain: Kurangnya pemahaman pengurus masjid terhadap pengelolaan keuangan, kurang sistematisnya penyusunan laporan keuangan masjid, hingga kurangnya pemahaman pengurus masjid terhadap teknologi yang diperlukan untuk membantu proses pengelolaan keuangan. Dari adanya kondisi ini, tentunya menunjukkan pentingnya kegiatan edukasi dan pelatihan yang dapat membantu pengurus masjid meningkatkan kapasitas dalam mengelola keuangan secara lebih profesional.Melalui pelatihan ini, Talenta Hub Indonesia berupaya memberikan pemahaman yang lebih sistematis mengenai pengelolaan keuangan masjid, mulai dari : Pola Pengelolaan Keuangan yang Baik, Sistem Pencatatan dan Administrasi Keuangan Masjid, hingga Praktik Sederhana Sistem Keuangan Masjid yang dapat langsung diterapkan oleh para pengurus dalam aktivitas sehari-hari. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai sistem pengelolaan keuangan masjid ini, diharapkan pengurus masjid dapat menyusun laporan keuangan yang lebih transparan serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.Adapun rangkaian acara pelatihan dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Talenta Hub Indonesia. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh narasumber yang kompeten di bidang pengelolaan keuangan. Dalam pelatihan ini, materi utama disampaikan oleh Dr. Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak., CA, selaku Senior Konsultan sekaligus Praktisi Pendidikan, yang membahas mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan masjid yang baik, pentingnya sistem pencatatan keuangan yang tertib, hingga praktik sederhana dalam menyusun sistem administrasi keuangan masjid yang lebih transparan dan mudah diterapkan.Setelah sesi penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi praktik sederhana terkait pencatatan dan pengelolaan keuangan masjid. Dalam sesi ini, para peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan narasumber serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan masjid di lingkungan masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif serta berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi berlangsung.Pelatihan ini dapat terselenggara dengan baik dari awal hingga akhir kegiatan. Melalui pelatihan ini, Talenta Hub Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam mengelola keuangan secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Untuk kedepannya, diharapkan semakin banyak masjid yang mampu menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang baik sehingga dapat memperkuat kepercayaan jamaah serta mendukung keberlanjutan berbagai kegiatan kemasjidan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Talenta Hub Dorong Peningkatan Pemahaman terkait Pendidikan Kedokteran Melalui Webinar Persiapan Masuk Fakultas Kedokteran

Talenta Hub Dorong Peningkatan Pemahaman terkait Pendidikan Kedokteran Melalui Webinar Persiapan Masuk Fakultas Kedokteran

Yogyakarta – Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan Webinar Talenta #2: Persiapan Masuk Kedokteran bagi Siswa SMA dan Orang Tua pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Talenta Hub Indonesia dengan berkolaborasi bersama MHEDU dalam penyelenggaraanya. Webinar ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh siswa SMA dari berbagai daerah di Indonesia, orang tua siswa, guru bimbingan konseling, hingga masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap dunia pendidikan kedokteran. Pendidikan kedokteran merupakan salah satu jalur pendidikan dengan animo peminat dan tingkat persaingan yang sangat ketat di Indonesia. Salah satu bukti dari tingginya persaingan dalam fakultas ini dapat dibuktikan melalui data seleksi masuk dari salah satu universitas di indonesia. Berdasarkan data seleksi masuk Fakultas Kedokteran di UI pada tahun 2023/2024 tercatat bahwa peminat dari fakultas ini adalah sebanyak 12.557 orang untuk memperebutkan 252 kursi. Melihat dari tingginya tingkat persaingan ini tentunya diperlukan adanya persiapan yang matang bagi masyarakat (siswa sma dan orangtua) untuk dapat mempersiapkan diri memasuki jurusan ini.Namun meskipun mengetahui fakta persaingan tersebut, hingga kini masih banyak ditemukan anggota masyarakat (khususnya siswa SMA dan Orangtua) yang kurang mampu mempersiapkan diri secara matang akibat dari kurang memahami terkait pendidikan kedokteran itu sendiri. Banyak siswa yang memiliki cita-cita menjadi dokter, namun masih tidak memahami terkait jalur seleksi masuk kedokteran, tahapan masuk pendidikan dokter, hingga tantangan akademik dan mental yang akan dihadapi selama menjalani pendidikan tersebut. Di sisi lain, orang tua juga memerlukan informasi yang tepat agar dapat memberikan dukungan yang optimal kepada anak dalam menentukan pilihan pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kesiapan mereka.Melalui webinar ini, Talenta Hub Indonesia berupaya memberikan pemahaman yang lebih sistematis mengenai pendidikan kedokteran di Indonesia, mulai dari: Gambaran Umum Proses Pendidikan Kedokteran, Jalur Seleksi Masuk Fakultas Kedokteran, hingga Strategi Persiapan Akademik dan Mental bagi Siswa yang Bercita-Cita menjadi Dokter. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai setiap proses tersebut, diharapkan siswa dapat mempersiapkan diri secara lebih terarah dan realistis dalam menghadapi persaingan yang cukup ketat untuk masuk ke fakultas kedokteran. Sementara itu, dengan adanya webinar ini diharapkan orangtua mampu memberikan dukungan secara maksimal bagi anak yang akan memasuki fakultas kedokteran.Lalu, rangkaian acara webinar dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Talenta Hub Indonesia. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh narasumber yang kompeten di bidangnya. Adapun sesi webinar ini diisi oleh dua narasumber yakni dr. Widyandana, MHPE, Ph.D., Sp.M(K) seorang praktisi dalam bidang kesehatan serta Reny Yuniasanti, M.Psi, Ph.D, Psikolog seorang praktisi pendidikan dan psikolog. Sesi pertama dalam webinar ini dibuka dengan pemaparan materi tentang Pendidikan Dokter dan PIlihan Karier di Indonesia oleh dr. Widyandana, MHPE, Ph.D., Sp.M(K) yang membahas secara komprehensif mengenai sistem pendidikan dokter di Indonesia, berbagai jalur seleksi masuk fakultas kedokteran, hingga tantangan akademik yang akan dihadapi oleh mahasiswa kedokteran.Lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi ke dua tentang Persiapan Mental, Minat Bakat, & Peran Orang Tua oleh Reny Yuniasanti, M.Psi, Ph.D, Psikolog yang mengupas tuntas terkait dengan kesiapan mental dalam memasuki pendidikan kedokteran, dukungan orangtua untuk mempersiapkan anak memasuki dunia kedokteran sertapentingnya pentingnya komitmen dalam menempuh pendidikan kedokteran yang relatif panjang dan menuntut. Selanjutnya, setelah sesi kedua para peserta juga diberikan kesempatan untuk dapat mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi persiapan masuk kedokteran, tips menghadapi seleksi masuk fakultas kedokteran, serta bagaimana siswa dan orang tua dapat bekerja sama dalam mempersiapkan rencana pendidikan yang matang. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan selama sesi diskusi berlangsung.Webinar ini dapat terselenggara dengan baik dari awal hingga akhir kegiatan. Melalui kegiatan ini, Talenta Hub Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi pendidikan kedokteran bagi siswa dan orang tua. Untuk kedepannya, diharapkan akan semakin banyak siswa yang dapat mempersiapkan diri secara lebih terencana dalam mengejar cita-cita menjadi dokter serta memiliki pemahaman yang lebih matang mengenai tantangan dan tanggung jawab profesi kedokteran di masa depan.

Talenta Hub Gelar Webinar Implementasi IPE untuk Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelayanan dalam Mendukung Akreditasi Rumah Sakit

Talenta Hub Gelar Webinar Implementasi IPE untuk Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelayanan dalam Mendukung Akreditasi Rumah Sakit

Yogyakarta – Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan Webinar Talenta #1: Implementasi Interprofessional Education (IPE) dalam Sinergi Pendidikan dan Pelayanan untuk Mendukung Peningkatan Akreditasi Rumah Sakit pada Jumat, 6 Februari 2026. Webinar ini diselenggarakan secara daring melalui platform zoom meeting dan telah diikuti oleh direksi dan manajemen rumah sakit, komite medis dan keperawatan, kepala instalasi dan unit kerja, tim mutu dan akreditasi, perwakilan kampus kesehatan, serta dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Kegiatan ini menjadi forum pembelajaran awal bagi manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam memahami peran strategis IPE sebagai bagian dari pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.Latar belakang dari terselenggaranya webinar ini adalah karena adanya tuntutan standar akreditasi rumah sakit baik nasional maupun internasional yang menekankan pada pentingnya sistem pendidikan tenaga kesehatan yang terencana, terdokumentasi, dan terintegrasi dengan pelayanan. Dalam konteks tersebut, Interprofessional Education (IPE) dipandang sebagai pendekatan yang mampu memperkuat kolaborasi lintas profesi serta meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien. Berbeda dengan praktik pendidikan tenaga kesehatan yang masih banyak dilakukan secara terpisah berdasarkan profesi, webinar ini mendorong pemahaman tentang pentingnya sinergi antara pendidikan dan pelayanan. Melalui IPE, rumah sakit diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara proses pembelajaran dan praktik kolaborasi di lapangan, sekaligus mendukung pencapaian indikator mutu dan elemen akreditasi rumah sakit.Adapun, rangkaian acara dimulai dari adanya pembukaan webinar oleh mc, kemudian dilanjutkan dengan sesi sambutan oleh perwakilan Talenta Hub Indonesia, dan dilanjutkan dengan pembacaan materi dari narasumber. Materi utama dalam webinar ini disampaikan oleh narasumber yaitu dr. Widyandana, MHPE, Ph.D., Sp.M(K), yang mengulas tantangan pendidikan tenaga kesehatan dalam mendukung akreditasi rumah sakit, konsep dan prinsip implementasi IPE di lingkungan klinik, serta keterkaitannya dengan regulasi dan standar akreditasi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan rencana program workshop lanjutan yang akan membahas penerapan IPE secara lebih aplikatif dan kontekstual sesuai kebutuhan rumah sakit.Webinar ini berhasil terselenggara dengan cukup baik, dari awal acara hingga akhir acara. Adapun, melalui Webinar ini, Talenta Hub berharap dapat menjadi langkah awal dalam membangun pemahaman dan komitmen bersama terkait optimalisasi pendidikan tenaga kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Lalu kedepan, pendidikan kesehatan diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai investasi strategis dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keberhasilan akreditasi rumah sakit.

Implementasi Sistem SPI di UMSIDA Melalui Kerja Sama Institusional

Implementasi Sistem SPI di UMSIDA Melalui Kerja Sama Institusional

Sidoarjo - Pada tahun 2024, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) secara resmi menerapkan Sistem Standar Pengendalian Internal (SPI) yang digunakan sebagai media pembelajaran praktik bagi mahasiswa melalui kerja sama dengan PT. Syncore Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi di lingkungan kampus, tetapi juga melibatkan mahasiswa akuntansi melalui praktek pembuatan SPI, penyusunan invoice, dan pengelolaan password. Adanya SPI menjadi solusi untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengelolaan internal. Selain itu, juga untuk memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami dan mengaplikasikan audit internal. SPI merupakan instrumen pengawasan yang berfungsi memastikan seluruh proses kerja berjalan sesuai prosedur serta terhindar dari penyimpangan. Melalui penerapan sistem ini, UMSIDA berupaya membangun budaya kerja yang disiplin dan berbasis kontrol. Langkah tersebut juga mencerminkan komitmen universitas dalam memenuhi standar tata kelola perguruan tinggi yang profesional. Sistem SPI yang dikembangkan oleh PT. Syncore Indonesia dilengkapi dengan fitur terintegrasi berbasis web untuk mempermudah pelaksanaan audit internal. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat menggunakan sistem ini untuk mengelola dokumen pemeriksaan secara digital, menyesuaikan akses sesuai peran, dan mendapatkan rekomendasi otomatis dari sistem berdasarkan hasil analisis risiko. Dengan ini mekanisme pengawasan dapat dilakukan secara lebih terukur dan efisien. Kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh mengenai konsep dan penerapan SPI. Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu memahami alur, prinsip, serta peran SPI dalam meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas lembaga.Kegiatan pembelajaran ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman sivitas akademik mengenai pentingnya sistem pengendalian internal. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan tentang prinsip, manfaat, dan penerapan SPI sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang baik.Dengan dukungan teknologi dari PT. Syncore Indonesia, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami penerapan SPI secara komprehensif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengenali pentingnya integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam pengelolaan organisasi. Pembelajaran mengenai SPI juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut akuntabilitas dan tata kelola yang modern.

Universitas Trunojoyo dan Talenta Hub Indonesia Gelar TOT Pendamping BUM Desa

Universitas Trunojoyo dan Talenta Hub Indonesia Gelar TOT Pendamping BUM Desa

Surabaya — Universitas Trunojoyo Madura bekerja sama dengan Talenta Hub Indonesia menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Pendamping BUM Desa Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM 2022) pada 12–13 Agustus 2022 di Hotel Kampi, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh 20 dosen dari Program Studi Agribisnis Universitas Trunojoyo dan bertujuan memberikan wawasan kepada peserta mengenai potensi desa, kelayakan usaha, serta tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang efektif, efisien, dan akuntabel.Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembelajaran yang dibagi dalam dua sesi utama dengan fokus materi yang berbeda. Pada hari pertama, peserta mendalami Filosofi dan Revitalisasi BUM Desa Pasca Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, Tata Kelola Manajemen BUM Desa, serta Penyusunan Rencana Usaha dan Studi Kelayakan. Materi ini berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, yang mengatur pendaftaran badan hukum, tata kelola, dan pertanggungjawaban BUM Desa.Materi disampaikan oleh Bapak Fandi Galang Wicaksana, Ibu Yanni Setiyadiningrat, dan Ibu Adelia Sulistyani dari Talenta Hub Indonesia. Materi yang dibahas meliputi strategi penguatan kelembagaan, penyusunan dokumen dasar seperti Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP), hingga pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan usaha desa. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan potensi desa serta merancang model bisnis yang realistis dan berkelanjutan.Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada materi Tata Kelola Keuangan BUM Desa yang disampaikan oleh Ibu R. Ayu Riska Norcamalia. Peserta mempelajari enam siklus utama pengelolaan keuangan, yakni perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan evaluasi. Peserta dilatih menyusun Laporan Realisasi Anggaran (LRA), laporan laba rugi, serta laporan posisi keuangan sesuai format yang ditetapkan dalam regulasi tersebut.Sebagai mitra pelaksana, Talenta Hub Indonesia berperan dalam memberikan pendampingan teknis dan fasilitasi diskusi selama kegiatan berlangsung. Melalui pengalaman luas dalam tata kelola keuangan dan kelembagaan publik, Syncore menghadirkan insight strategis yang memperkuat pemahaman peserta tentang praktik akuntabilitas, efisiensi, dan digitalisasi dalam pengelolaan BUM Desa. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen Syncore untuk memperkuat kapasitas akademisi dan mendorong transformasi tata kelola desa menuju kemandirian ekonomi.Kegiatan TOT Pendamping BUM Desa Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM 2022) Universitas Trunojoyo Madura menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan praktik pemberdayaan desa. Melalui pelatihan ini, dosen diharapkan mampu berperan aktif dalam pengembangan BUM Desa yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat desa.Kolaborasi antara Universitas Trunojoyo dan Talenta Hub Indonesia mencerminkan semangat bersama dalam mewujudkan tata kelola BUM Desa yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa penguatan kapasitas pendamping desa merupakan kunci utama menuju desa mandiri dan berdaya saing.

Pelatihan Pengelolaan Keuangan BLUD Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah di Kota Surakarta

Pelatihan Pengelolaan Keuangan BLUD Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah di Kota Surakarta

Yogyakarta – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bekerja sama dengan Talenta Hub Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Keuangan BLUD pada 14 hingga 18 Oktober 2023. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap dengan lokasi berbeda, melibatkan aparatur pengelola keuangan dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta, dengan tujuan memperkuat kompetensi aparatur dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional. Tahap pertama pelatihan digelar pada Sabtu, 14 Oktober 2023, di Hotel Rich Yogyakarta dan diikuti oleh 16 peserta dari BPKAD Kota Surakarta. Pada sesi ini, hadir narasumber Siti Nur Maryanti, S.E., CAAT, yang memberikan pendampingan intensif terkait implementasi pola pengelolaan keuangan BLUD. Materi yang disampaikan meliputi perencanaan anggaran, penatausahaan keuangan, serta integrasi pelaporan keuangan daerah.Pelatihan ini bertujuan memperkuat peran BPKAD sebagai pembina keuangan bagi seluruh BLUD UPTD di Kota Surakarta. Dalam sesi ini juga dibahas penguatan mekanisme konsolidasi laporan BLUD yang selama ini masih dilakukan secara manual agar dapat beralih menuju sistem yang terintegrasi.Tahap kedua pelatihan dilaksanakan pada 16–18 Oktober 2023 di Hotel Swiss-Belinn Purwosari, Surakarta, dan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Litbangda) Kota Surakarta dan berbagai instansi BLUD UPT, yaitu UPT Puskesmas, RSUD Bung Karno, RSUD Fatmawati, UPT Transportasi, dan Solo Technopark. Pada tahap ini, peserta memperoleh pendampingan teknis mengenai implementasi pola keuangan BLUD secara menyeluruh, mulai dari penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), mekanisme alur keuangan, hingga penyusunan laporan keuangan berbasis BLUD.Sistem digital Syncore e-BLUD turut digunakan sebagai alat bantu untuk memudahkan proses pencatatan, penganggaran, dan pelaporan keuangan, sehingga mempercepat transisi dari sistem manual menuju tata kelola keuangan yang lebih efisien dan transparan. Melalui rangkaian kegiatan ini, terbangun sinergi antara BPKAD dan BLUD UPT dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis kinerja dan digitalisasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Surakarta dalam memastikan seluruh BLUD dapat menyusun laporan keuangan secara mandiri, akurat, dan terintegrasi.Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD secara optimal, dengan pemahaman yang utuh terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi keuangan daerah. Melalui pendampingan ini, Talenta Hub Indonesia berkomitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong penerapan tata kelola keuangan BLUD yang profesional, berorientasi hasil, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.