Talenta Hub Indonesia terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan vokasi melalui Pelatihan Leadership dan Entrepreneurship Mahasiswa di Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep). Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 03 hingga 04 Oktober 2023 dan menjadi bentuk komitmen Talenta Hub Indonesia dalam mendukung kampus vokasi mencetak lulusan yang berjiwa pemimpin dan bermental wirausaha. Kegiatan yang diikuti oleh tiga puluh mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Internasional ini dilaksanakan secara offline selama dua hari. Melalui kegiatan tersebut, Talenta Hub Indonesia berfokus membangun kepercayaan diri, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menyusun rencana usaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari Competitive Fund Vokasi yang menekankan penguatan soft skill kepemimpinan dan kewirausahaan.Menurut Khatami Angga Kusumah, Konsultan Talenta Hub Indonesia, Pelatihan Leadership ini dirancang secara interaktif agar peserta dapat memahami konsep kepemimpinan secara praktis. “Kami menggunakan metode storytelling dan ice breaking agar mahasiswa lebih aktif dan nyaman belajar. Harapannya, semangat Entrepreneurship Mahasiswa bisa tumbuh lebih kuat,” jelasnya.Dosen Polipangkep, Wiwiek Hidayati, S.E., M.Si, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membawa dampak positif bagi kampus. “Kerja sama dengan Talenta Hub Indonesia membantu kami mengintegrasikan pelatihan berbasis praktik langsung ke dalam kurikulum. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mengasah kemampuan memimpin dan berinovasi dalam bisnis,” ujarnya.Selain Pelatihan Leadership, peserta juga dibekali sesi praktik penyusunan Business Model Canvas dan pengelolaan keuangan. Dua mahasiswa dengan usaha aktif ditargetkan untuk memperoleh hak cipta sebagai bentuk apresiasi terhadap ide bisnis mereka. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat jejaring kampus dengan dunia industri melalui pendampingan berkelanjutan dari Talenta Hub Indonesia.Meski sempat terkendala, pelatihan tetap berjalan kondusif berkat koordinasi intensif antara pihak kampus dan tim Talenta Hub Indonesia. Dengan pendekatan praktis dan dukungan penuh dari para fasilitator, kegiatan ini sukses menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa vokasi.“Leadership itu universal. Jadi pelatihan seperti ini bisa diterapkan di berbagai bidang, tidak hanya bisnis,” tutur Bapak Rivaldi, Konsultan Talenta Hub Indonesia. Ia berharap, semangat Entrepreneurship Mahasiswa terus dikembangkan agar menjadi budaya di lingkungan pendidikan vokasi. Dengan kolaborasi antara Polipangkep dan Talenta Hub Indonesia, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menjadi penggerak ekonomi di masa depan.
Cilegon - Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan Pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) bagi Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (UPTD TPSA) Bagendung pada 22 Mei 2024. Pelatihan ini merupakan bagian dari program Indonesia Sustainable Waste Management Project (ISWMP) dengan dukungan Technical Assistance - Improving Performance and Capacity for Implementation (TA-IPCI), bekerja sama dengan Syncore Indonesia yang diwakili oleh Bapak Niza Wibyana Tito selaku Tenaga Ahli Ekonomi dalam TA-IPCI.Berbeda dari sejumlah daerah lain yang masih dalam tahap persiapan menuju BLUD, Kota Cilegon telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Penetapan BLUD. Karena itu, pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan fleksibilitas yang diberikan dalam pengelolaan keuangan BLUD dan dengan langkah-langkah praktis untuk mengoptimalkan implementasi sistem keuangan tersebut. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan dan memperkuat orientasi pelayanan publik di sektor pengelolaan sampah. Peserta pelatihan terdiri dari atas perwakilan lintas perangkat daerah, termasuk pimpinan dan jajaran DLH, pimpinan dan jajaran UPTD TPSA Bagendung, serta unsur lain dari lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Materi yang disampaikan oleh Bapak Niza Wibyana Tito, Tenaga Ahli Ekonomi dari Syncore Indonesia dalam program TA-IPCI, mencakup pemahaman ruang fleksibilitas BLUD, pentingnya penerbitan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai dasar hukum pengelolaan keuangan, serta langkah-langkah teknis dalam penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), penatausahaan, dan pelaporan keuangan. Selain itu, peserta juga mempelajari studi kasus penerapan BLUD di sektor persampahan dari daerah lain sebagai referensi praktik baik.Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Pendekatan berbasis kasus (case-based learning) digunakan agar peserta dapat memahami penerapan fleksibilitas BLUD dalam konteks nyata tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.Menurut Putri, selaku tim dari Syncore Indonesia, tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah perbedaan pemahaman antar-stakeholder dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) terhadap sistem keuangan baru. Untuk menjawab hal itu, Bapak Niza Tito memberikan penjelasan mendalam mengenai dasar hukum dan prinsip akuntabilitas BLUD, sekaligus memandu peserta menyusun peta langkah implementasi yang sesuai dengan kondisi kelembagaan di Cilegon. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UPTD TPSA Bagendung dapat semakin siap mengelola keuangannya secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik di bidang pengelolaan sampah.
Talenta Hub Indonesia bersama Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melaksanakan pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wisata pada Senin, 5 Mei 2025 di Ruang Rapat Museum Keris Surakarta. Kegiatan ini dihadiri 25 peserta dari UPT Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, UPT Museum, serta BPKAD. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman teknis pengelolaan keuangan BLUD agar lebih akuntabel, transparan, dan sesuai regulasi.Pada sesi awal, Pembicara dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surakarta memaparkan fleksibilitas BLUD sesuai dasar hukum, mulai dari UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, PP 23/2005 tentang Pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU), hingga Permendagri 79/2018 tentang BLUD. Beliau menekankan bahwa fleksibilitas BLUD mencakup pengelolaan pendapatan, belanja, tarif, Sumber Daya Manusia, kerja sama, hingga investasi. Tim BPKAD juga menambahkan penjelasan teknis mengenai pelaporan keuangan, termasuk pencatatan transaksi, penyusunan jurnal, buku besar, serta rencana audit eksternal oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).Talenta Hub Indonesia menjadi mitra strategis yang memberikan pendampingan komprehensif. Tim Talenta Hub Indonesia menyampaikan roadmap pembentukan dan penguatan BLUD, penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), tata kelola akuntansi, hingga mekanisme pengeluaran dan pelaporan keuangan. Selain materi, Talenta Hub Indonesia juga memperkenalkan demo sistem E-BLUD, yang dirancang untuk mempermudah penatausahaan penerimaan, pengeluaran, serta penyusunan laporan secara lebih efisien.Pendekatan yang dibawakan Talenta Hub Indonesia menekankan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan sistem dalam operasional harian. Dengan pengalaman mendampingi ratusan BLUD, di berbagai daerah, Talenta Hub Indonesia memberi nilai tambah melalui solusi yang relevan dengan kebutuhan lapangan.Kepala UPT Wisata, Pembicara, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat membantu karena unit kerja baru mulai menerapkan BLUD pada 2025. Peserta menilai materi Talenta Hub Indonesia mudah dipahami, praktis, dan menjawab kendala teknis yang selama ini dihadapi, terutama dalam penyusunan anggaran, penginputan data, dan penatausahaan keuangan.Melalui pelatihan ini, Talenta Hub Indonesia menegaskan kredibilitasnya sebagai konsultan terpercaya dalam penguatan tata kelola BLUD. Dengan metode aplikatif, solusi berbasis teknologi, dan pengalaman luas, Talenta Hub Indonesia berkomitmen mendampingi pemerintah daerah mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan berkelanjutan.
Yogyakarta - Pada tanggal 28 Februari 2023, Talenta Hub mengadakan webinar dengan tema "Asah Hard Skill, Kuasai Penggunaan Google Sheet". Acara tersebut dihadiri oleh 45 peserta dari kalangan mahasiswa MBKM dan masyarakat umum yang ingin mempersiapkan diri dalam dunia kerja.Webinar dipandu oleh Felisitas Brilianti, S.Kom sebagai narasumber yang telah berpengalaman dalam bidang IT. Webinar ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara berjalan dengan lancar dan peserta cukup interaktif serta antusias dengan materi yang disampaikan oleh narasumber. Dalam webinar ini, narasumber memberikan pembelajaran tentang cara penggunaan Google Sheet yang efektif dan efisien dalam kegiatan sehari-hari. Adapun beberapa hal yang dipelajari peserta dalam webinar ini, diantarannya adalah: Panduan mengenai dasar-dasar penggunaan Google Sheet, cara membuat sebuah tabel hingga cara mengelola sebuah tabel. Selain itu, narasumber juga memberikan tips dan trik dalam mengoptimalkan penggunaan Google Sheet. Salah satunya adalah penggunaan fitur-format yang disediakan dalam aplikasi, seperti filter, sorting, dan conditional formatting. Lalu, dalam acara ini, narasumber juga memberikan contoh penggunaan Google Sheet dalam beberapa pekerjaan seperti manajemen keuangan, pengelolaan inventaris, dan pemantauan kinerja. Webinar ini sangat bermanfaat bagi peserta yang ingin meningkatkan keterampilan dalam penggunaan Google Sheet. Dengan mempelajari dasar-dasar penggunaan Google Sheet dan tips serta trik dari narasumber, peserta diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pekerjaan sehari-hari.Lalu, dalam acara ini juga disampaikan acara talenta hub berikutnya yakni webinar untuk sosialisasi pelatihan dan sertifikasi CAAT Batch 4 yang akan terselenggara pada tanggal 28 Februari 2023. Webinar ini akan membahas tata cara pendaftaran dan persiapan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi CAAT. Dengan adanya webinar dari Talenta Hub, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat meningkatkan persiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja serta membuka peluang untuk mendapatkan sertifikasi.Jadi, tunggu apa lagi? Ikuti webinar dari Talenta Hub untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda!
Yogyakarta - Desember 2022 menjadi salah satu bulan yang bersejarah untuk Talentahub karena berhasil mengadakan soft launching Talenta Hub Building (THB) yang berada di daerah Sewon, Bantul, Yogyakarta. Talenta Hub Building merupakan pusat inkubasi bisnis yang dibangun untuk menjadi tempat berkumpul dan berkolaborasi bagi para entrepreneur muda di Yogyakarta. Di sini, para entrepreneur dapat menemukan fasilitas yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka, seperti ruang kerja bersama, ruang rapat, dan akses internet. Talenta Hub Building juga menyediakan berbagai program pendampingan bisnis untuk membantu para entrepreneur dalam mengembangkan ide dan bisnis mereka. Selama acara soft launching, para tamu undangan dapat mengunjungi Talenta Hub Building dan mengetahui lebih lanjut tentang fasilitas dan program yang ditawarkan. Talenta Hub Building juga mengadakan berbagai kegiatan menarik, seperti talkshow dengan entrepreneur sukses dan sesi networking bagi para entrepreneur yang hadir. Dengan adanya Talenta Hub Building, diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi para entrepreneur muda di Yogyakarta untuk mengembangkan bisnis mereka. Talenta Hub Building siap menjadi tempat yang mendukung para entrepreneur dalam mencapai kesuksesan bisnis mereka.
Yogyakarta - Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan layanan magang dengan menggandeng berbagai mitra kerja. Salah satu mitra kerja dari Talenta Hub Indonesia untuk layanan magang adalah Bumdes Mekar Buana yang terletak di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, Jawa Barat.Sati selaku sekretaris Bumdes Mekar Buana menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa magang di bumdesnya sangat membantu dalam proses pengembangan unit bumdes mulai dari proses promosi, melakukan digital marketing dan pekerjaan bumdes lainnya. Sati juga menambahkan manfaat magang juga dirasakan secara langsung oleh bumdes. Menurutnya dengan hadirnya mahasiswa magang, hal tersebut cukup membantu memberikan kontribusi khususnya dalam proses perancangan rencana kerja dan pengelolaan media sosial bumdes.Lebih lanjut, Sati juga berharap layanan magang ini dapat terus berlanjut dan setelah periode magang angkatan ini sudah selesai bisa dilanjutkan angkatan berikutnya serta kuota mahasiswa magang untuk bagian marketing khususnya marketing unit usaha kopi dan unit usaha lainnya dapat ditambahkan Satu kata untuk magang bumdes yaitu tetap semangat dan jangan pernah lelah berkontribusi untuk desa. Begitulah testimoni dari layanan magang di bumdes mekar buana.
Yogyakarta - Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan layanan magang dengan menggandeng berbagai mitra kerja. Salah satu mitra kerja dari Talenta Hub Indonesia untuk layanan magang adalah Bumdes Sekapuk yang berlokasi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur.Purwadi selaku HRD Bumdes Sekapuk menyampaikan bahwa dengan hadirnya mahasiswa magang di Bumdes Sekapuk sangat membantu kemajuaan bumdes. Dalam layanan magang di bumdes, mahasiswa tidak hanya mencari wawasan tentang Bumdes Sekapuk. Namun juga memberikan inovasi baru kepada Bumdes dan membantu evaluasi unit usaha Bumdes yang memerlukan perbaikan dan penataan di dalam pengelolaan. Selain itu, Purwadi HRD Bumdes Sekapuk juga mengatakan bahwa Mahasiswa Magang Bumdes ini luar biasa karena mampu memberikan support dan membantu Bumdes dalam menganalisa untuk melakukan perkembangan unit usaha lain kedepannya. Manfaat magang juga dirasakan secara langsung oleh Bumdes Sekapuk, Pihak Bumdes merasa sangat terbantu dengan adanya mahasiswa magang bumdes karena telah melakukan promosi unit usaha, analisa unit usaha, dan hal hal yang perlu diperbaiki di Bumdes.Harapan Bumdes Sekapuk untuk Mahasiswa Junior Consultant Bumdes melalui magang Bumdes yaitu semoga mahasiswa magang juga dapat memberikan kontribusi kepada bumdes-bumdes yang saat ini masih proses hingga menjadi lembaga ekonomi desa yang lebih baik. Di akhir wawancara, Purwadi selaku HRD Bumdes memberikan pesan kepada mahasiswa magang bumdes untuk tetap semangat dan memberikan kontribusi kepada negara melalui Pemerintah Desa dari lembaga ekonomi desa yaitu Bumdes.Selain itu, HRD Bumdes Sekapuk juga meiliki harapan yakni semoga magang bumdes tetap berkesinambungan dan menjadi sebuah motivasi semangat bagi teman-teman bumdes di desa seluruh indonesia terutama Desa Sekapuk untuk terus berkembang dan mendirikan unit usaha yang lainnya.
Yogyakarta - Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan layanan magang dengan menggandeng berbagai mitra kerja. Salah satu mitra kerja dari Talenta Hub Indonesia untuk layanan magang adalah Bumdes Potorono yang terletak di daerah Bangutapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Sutardi selaku Direktur Bumdes Potorono menyatakan bahwa layanan pemagangan yang diadakan Talenta Hub Indonesia bersama bumdes ini sangat membantu pengembangan bumdes. Hal ini diutarakan Sutardi yang mengatakan : “Teman-teman mahasiswa magang secara tidak langsung belajar di bumdes dan juga membantu yang ada di bumdes salah satunya adalah menjadi pemandu di desa wisata yang kedua bisa memberikan kontribusi berkaitan dengan digitalisasi”.Lebih lanjut, Sutardi menjelaskan bahwa melalui magang bumdes ini, pihak bumdes merasa sangat terbantu dengan kontribusi dari mahasiswa. Hal ini dikarenakan, melalui layanan magang ini pihak bumdes dapat saling berdiskusi ataupun bertukar ide dengan para mahasiswa terkait dengan pengembangan Bumdes. Hal ini ditegaskan oleh Sutardi dalam pernyataan : “ Manfaat yang dirasakan bumdes yaitu pertama kita bisa bertukar pikiran dengan memberikan inovasi terbaru dari mahasiswa magang sehingga mereka juga mendapatkan pemahaman tentang bumdes. Kedua, pekerjaan kita yang tadinya berat itu dibantu dengan Mahasiswa magang sehingga ini meringankan kita adanya take and give yang membuat kita bahagia senang ada mahasiswa yang magang”.Harapan direktur bumdes, setelah selesainya program magang ini mahasiswa tidak berhenti belajar sampai disini saja. Tetapi, mahasiswa magang nanti bisa belajar di luar sana agar memiliki pengetahuan yang lebih luas. Pesan Direktur Bumdes terhadap mahasiswa magang yaitu mahasiswa magang bumdes terus termotivasi karena mahasiswa merupakan agen perubahan masa depan. Begitulah cerita dari Direktur Bumdes Potorono Sutardi terkait magang bumdes yang diselenggarakan kampus merdeka yang berkolaborasi dengan Talentahub.
Yogyakarta - Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan berbagai layanan dengan menggandeng berbagai mitra kerja. Salah satu mitra kerja dari Talenta Hub Indonesia Bumdes Tunas Mandiri. Bumdes Tunas Mandiri yang berlokasi di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul terpilih menjadi salah satu mitra yang menjadi tempat magang mahasiswa kampus merdeka.Bu Wanti selaku Penanggungjawab TPS pada Bumdes Tunas Mandiri menyampaikan bahwa hadirnya mahasiswa magang Junior Consultant di tempatnya banyak memberikan dampak positif bagi perkembangan bumdes. Hal ini dikarenakan dengan kehadiran mahasiswa magang, pihaknya sangat terbantu karena pekerjaan bumdes menjadi lebih ringan sekaligus dapat membantu proses bertukar ide dan pikiran untuk mengembangkan potensi yang ada di Bumdes.Kesan dari bumdes tunas mandiri terhadap layanan magang ini adalah pihaknya merasa sangat senang dengan layanan ini. Hal ini dikarenakan karena JC Bumdes memberikan pemikiran-pemikiran baru terkait bagaimana Bumdes Tunas Mandiri bisa dikenal oleh masyarakat luas.Harapan dari pihak Bumdes Tunas Mandiri terkait program Magang JC Bumdes ini untuk kedepannya adalah semoga layanan magang ini dapat terus dijalankan dan dapat sukses untuk kedepannya. Akhir kata, bu wanti juga menyampaikan kepada Mahasiswa JC Bumdes untuk terus semangat dan selalu menebarkan dampak positif. Begitulah testimoni layanan magang mahasiswa pada bumdes Tunas Mandiri.
Copyright, Talenta Hub Indonesia