Mengenal Lebih Dalam Terkait Mengenal Lebih Dalam Terkait Profesi Financial Analyst dalam Dunia Bisnis dan Keuangan

Diterbitkan pada 29 January 2026

Talenta Upskiling – Masifnya perkembangan dunia bisnis belakangan ini menuntut banyak perusahaan untuk mampu mengambil sebuah keputusan yang tepat dan berbasis data. Bagi perusahaan, untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam menentukan keputusan bisnisnya diperlukan adanya proses analisis yang mendalam. Akibat dari adanya kondisi ini mendorong terjadinya peningkatan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja yang mampu melakukan proses analisis yang mendalam dalam proses bisnis. Dalam konteks inilah, profesi Financial Analyst memegang peran yang sangat penting khususnya dalam membantu perusahaan memahami kondisi keuangan, memprediksi peluang dan risiko, serta menyusun rekomendasi strategis berbasis data keuangan. Penasaran nggak sih, apa itu profesi Financial Analyst? Daripada penasaran, yukkk kita mengenal lebih dekat profesi Financial Analyst berikut ini.

Pengertian Profesi Financial Analyst

Financial analyst merupakan sebuah profesi yang berfokus dalam melakukan analisis data keuangan untuk membantu perusahaan ataupun organisasi dalam melakukan pengambilan keputusan bisnis. Tujuan utama profesi financial analyst adalah untuk menyediakan insight keuangan yang akurat dan relevan sebagai dasar penentuan keputusan strategis bisnis perusahaan. 

Peran dan Tanggung Jawab Financial Analyst

Seorang financial analyst memiliki tanggung jawab utama untuk melakukan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan, menyusun proyeksi dan perencanaan keuangan perusahaan, hingga melakukan evaluasi terhadap kinerja bisnis perusahaan. Adapun tugas dari seorang financial analyst, meliputi: Melakukan analisis terhadap proses investasi perusahaan, melakukan pemantauan tren pasar, melakukan penyusunan laporan dan presentasi keuangan, hingga memberikan rekomendasi strategis kepada manajemen terkait dengan pengambilan keputusan strategik bisnis. Selain hal tersebut, financial analyst juga berperan dalam mengidentifikasi risiko keuangan serta membantu perusahaan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat terhadap risiko bisnis.

Ragam Spesialisasi dalam Profesi Financial Analyst

Profesi financial analyst memiliki berbagai spesialisasi sesuai dengan bidang dan kebutuhan perusahaan. Beberapa di antaranya adalah corporate financial analyst, investment analyst, risk analyst, equity research analyst, dan financial planning & analysis (FP&A). Setiap spesialisasi memiliki fokus analisis yang berbeda, namun semuanya bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan yang tepat dan berkelanjutan.

Keterampilan yang Dibutuhkan

Untuk menjadi seorang financial analyst diperlukan adanya kombinasi keterampilan teknis dan non teknis yang perlu dikuasai. Keterampilan teknis yang perlu dikuasai untuk menjadi seorang financial analyst, meliputi: Pemahaman terhadap Laporan Keuangan, Pemahaman terhadap Analisis Data, Pemahaman terhadap Pemodelan Keuangan Perusahaan, hingga Penguasaan Tools - Tools Keuangan, seperti : Spreadsheet dan Software Analisis Keuangan lainnya. Lalu, beberapa keterampilan non - teknis yang perlu dikuasai untuk menjadi seorang financial analyst, meliputi : Kemampuan Berpikir Analitis, Ketelitian, Komunikasi yang Baik, Problem Solving, hingga Pemahaman terhadap Bisnis dan Ekonomi Makro.

Nah, setelah mengenal lebih dekat terkait profesi Financial Analyst, untuk menyiapkan kalian menjadi seorang Financial Analyst kalian dapat mengikuti Pelatihan Kerja untuk Financial Analyst yang disediakan oleh Talenta Hub Indonesia melalui Program Talenta Upskiling. Talenta Upskiling merupakan program yang dirancang oleh Talenta Hub Indonesia untuk pengembangan kompetensi para pencari kerja ataupun tenaga kerja agar lebih siap bersaing untuk memasuki dunia kerja.